Postingan

ETIKA BERKOMUNIKASI DALAM ISLAM

Shaliha,  Perkataan yang baik merupakan perkataan yang direstui oleh Allah SWT (QS Ibrahim [14]: 24-25). Kalimat demikian punya akar kebenaran yang kuat dan menimbulkan maslahat bagi umat. Ia laksana pohon yang subur, rimbun, dan berbuah lebat. Di dalam Alquran, setidaknya disebutkan ada tujuh jenis perkataan yang sesuai dengan ajaran Islam. Pertama,  qawlun ma'ruf  (perkataan yang baik). Perkataan jenis ini identik dengan kesantunan dan kerendahan hati. Alquran mensinyalir bahwa mengucapkan  qawlun ma'ruf  lebih baik daripada bersedekah yang disertai kedengkian (QS Albaqarah [2]: 263). Kedua,  qawlun tsabit  (ucapan yang teguh). Perkataan ini punya argumentasi yang kuat serta dilandasi keimanan yang kokoh. Tidak ada keraguan yang menyelimutinya. Kezaliman yang nyata patut dihadapi dengan perkataan jenis ini (QS Ibrahim [14]: 27). Ketiga,  qawlun sadid  (perkataan yang benar). Tiada dusta dan kebatilan dalam ucapan ini. Kata  sadid ...

MENJADI IBU YANG SABAR

Seorang Ibu harus memiliki 3 kecerdasan dalam mendidik anak yaitu kecerdasan Intelektual, kecerdasan Spiritual dan kecerdasan Emosional. Sabar dan tidak mudah stress merupakan kecerdasan emosional yang harus dimiliki seorang Ibu. Dalam mendidik anak, seorang Ibu memang harus sabar menghadapi anak-anaknya, anak memang adalah ujian bagi orang tua, jika kita bisa bersabar maka balasan pahala dari Allah akan kita dapatkan. Menjadi seorang yang penyabar perlu latihan dan usaha yang sungguh-sungguh. Beberapa tips yang perlu diterapkan, agar menjadi Ibu yang sabar dalam mendidik anak yaitu : – Ingatlah bahwa anak adalah amanah dari Allah yang akan diminta pertanggungjawaban tentang bagaimana kita mengurus dan mendidiknya. Jika kita menyadari bahwa anak adalah amanah, tentunya kita akan menjaga sedemikian rupa amanah yang berupa anak tersebut dengan sekuat tenaga dan mengerahkan seluruh kemampuan yang ada. Jangan justru menganggap anak adalah sebuah beban, karena jika anak sudah dianggap beban...

SHALAT WANITA, MANAKAH YANG LEBIH AFDOL, DIRUMAH ATAU DIMASJID?

Pada awal Islam, pada era Nabi Muhammad dan para sahabat, perilaku jahiliyah baru dihapuskan oleh datangnya agama Islam yang dibawa Nabi. Karena itu, kondisi kaum wanita juga masih rawan fitnah. Mereka baru terangkat dari keterpurukan yang luar biasa, masih amat terlemahkan, dan potensi gangguan pun amat besar. Hal itu disertai kondisi alam dan lingkungan yang belum memungkinkan wanita keluar rumah secara bebas dan aman. Rumah-rumah saat itu masih jarang. Tidak ada penerangan listrik, apalagi lampu. Jadi, posisi wanita belum aman dari gangguan. Karena itu, amat bijak Rasulullah bersabda terkait tempat sholat yang paling tepat untuk wanita, yaitu di rumah masing-masing. " Sebaik-baik masjid bagi kaum perempuan adalah rumah mereka. " (HR Ahmad dari Ummu Salamah RA). Dalam perspektif empat mazhab, fukaha Hanafiyah berpendapat wanita lanjut usia boleh shalat berjamaah di masjid karena mereka tidak lagi mendatangkan fitnah (gangguan dan gosip). Sementara itu, fukaha Malikiyah memb...

TIKTOK DALAM PERSPEKTIF ISLAM, HARAM?

 Saat  ini aplikasi TikTok telah merajai pasar media sosial dan banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Tiktok merupakan sebuah jejaring sosial dan platform video music. Dalam konten Tiktok biasanya diisi oleh konten tarian dan goyangan yang mengikuti irama musik. Ditambah lagi beberapa waktu lalu sontak viral seorang istri ustaz yang membuat konten tiktok ini. Hal ini menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat mengenai bagaimana hukum bermain tiktok dalam islam. Melihat fenomena seperti ini,  sebenarnya bagaimana pandangan Islam mengenai aplikasi tiktok dan kontennya ini? Untuk menjawab rasa penasaran Anda, mari kita simak ulasannya berikut ini. Hukum Bermain Tiktok Dalam Islam Sebagaimana kita tahu bahwa tiktok adalah suatu platform media yang menampilkan video musik dengan tarian. Ada banyak hal yang bisa kita garis bawahi sesuai dengan dalam konteks ini. Untuk meninjaunya, kita bisa menggunakan kacamata hadist. Pertama adanya tiktok ini menunjukkan kegiatan yang se...

PERANAN WANITA DALAM ISLAM

Gambar
  Persamaan gender yang banyak didengung-dengungkan oleh kaum barat, ternyata telah merasuk ke tubuh kaum muslimah umat ini. Mereka telah tertipu dengan pemikiran kaum barat, bahkan tidak sedikit yang mengekor pemikiran tersebut. Lantas bagaimana sebenarnya peranan wanita islam dalam membangun keluarga atau masyarakat? Mari kita simak tulisan berikut, bagaimana seharusnya wanita membangun sebuah keluarga bahkan Negara? Peranan wanita dalam keluarga Keluarga merupakan pondasi dasar penyebaran islam. Dari keluarga lah, muncul pemimpin-pemimpin yang berjihad di jalan Allah, dan akan datang bibit-bibit yang akan berjuang meninggikan kalimat-kalimat Allah. Dan peran terbesar dalam hal tersebut adalah kaum wanita. Pertama: Wanita sebagai seorang istri Ketika seorang laki-laki merasa kesulitan, maka sang istri lah yang bisa membantunya. Ketika seorang laki-laki mengalami kegundahan, sang istri lah yang dapat menenangkannya. Dan ketika sang laki-laki mengalami keterpurukan, san...

BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA ADALAH JALAN PINTAS UNTUK SUKSES DUNIA AKHIRAT

Gambar
Mungkin  sebagian dari kita bingung mengisi waktu liburan kali ini. Ada yang mengisinya dengan menonton televisi, tamasya, belanja, jalan-jalan, dan lain-lain. Ada yang mengisi liburannya dengan setumpuk kegiatan organisasi di kampus, ada pula yang mengisinya dengan menghadiri banyak pengajian. Sebagian mengisi liburan dengan kegiatan yang bermanfaat, sedangkan sebagian yang lain mengisinya dengan kegiatan yang sia-sia. Terlepas dari semua itu, tidakkah kita ingat bahwa terdapat suatu kegiatan yang sangat mulia dan utama? Kegiatan mulia yang bernama  “berbakti kepada kedua orang tua” . Kita pasti sudah tidak asing dengan kata  “berbakti kepada kedua orang tua”  yang sering kita jumpai di pengajian-pengajian dan buku-buku keislaman. Kali ini, kami ingin mengingatkan kembali tentang tema berbakti kepada kedua orang tua serta kisah para ulama dalam menaati kedua orang tua. Kedudukan Berbakti kepada Kedua Orang Tua dalam Islam Islam menjadikan berbakti kepada ked...

BICARA BAIK ATAU DIAM

Gambar
  Sungguh beruntung orang yang banyak diam Ucapannya dihitung sebagai makanan pokok Tidak semua yang kita ucapkan ada jawabnya Jawaban yang tidak disukai adalah diam Sungguh mengherankan orang yang banyak berbuat aniaya Sementara meyakini bahwa ia akan mati Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata, ” Seseorang mati karena tersandung lidahnya Dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan .” Diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam kitab  Shahih -nya (hadits no. 6474) dari Sahl bin Sa’id bahwa Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, مَنْ يَضْمَنَّ لِي مَابَيْنَ لِحْيَيْهِ وَمَا بَيْنَ رِجْلَيْهِ أَضْمَنْ لَهُ الْجَنَّةَ “ Barang siapa bisa memberikan jaminan kepadaku (untuk menjaga) sesuatu yang ada di antara dua janggutnya dan dua kakinya, kuberikan kepadanya jaminan masuk surga .” Yang dimaksud dengan “sesuatu yang ada di antara dua janggutnya” adalah ...